Seberapa seringkah anda berkunjung ke BLOG PAC IPNU-IPPNU KESUGIHAN, CILACAP?

Kamis, 19 Januari 2012

MEMBACA SHALAWAT UNTUK NABI

Membaca shalawat adalah salah satu amalan yang disenangi orang-orang NU, disamping amalan-amalan lain semacam itu. Ada shalawat “Nariyah”, ada “Thibbi Qulub”. Ada shalawat “Tunjina”, dan masih banyak lagi. Belum lagi bacaan “hizib” dan “rawatib” yang tak terhitung banyaknya. Semua itu mendorong semangat keagamaan dan cita-cita kepada Rasulullah sekaligus ibadah.

RESENSI BUKU

Menjadi Pemuda yang Ideal


Judul Buku: Muda Mudi yang Dicintai Nabi

Penulis    : Alaik S.

Penerbit : Pustaka Pesantren



Cetakan : Pertama 2011
Tebal : xvii + 125 Halaman
Peresensi : Hodariyatus Sofia*

    
Masa muda adalah penentu masa depan seseorang. Kesuksesan seseorang tergantung pada bagaimana ia menggunakan masa mudanya dengan baik. Kita tahu bahwa pemuda memiliki gairah hidup yang kuat, fisik kuat, mental masa kokoh dan semangat yang menggebu. Sinergi kesemuanya ini yang mampu mendobrak apapun, sehingga bila masa muda bisa dikelola dengan baik, niscaya masa depannya akan cerah.

BIOGRAFI KH. HASYIM AS'ARI



Hadrotus Syekh Hasyim As’ari. Nama ini begitu popular sebagai tokoh pengembang agama Islam di Nusantara. Kh Hasyim As’ari adalah kakek Kh Abdurrahman Wahid presiden Indonesia ke 4 sekaligus pendiri Pondok Pesantren Tebu Ireng Jombang, pendiri Nahdhatul Ulama (Organisasi Islam terbesar di Indonesia). Beliau juga berasal dari garis keturunan Sultan Hadiwijaya raja Kerajaan Pajang. Kerajaan ini adalah pecahan dai Kerajaan Mataram Islam. Kh Hasyim As’ari lahir tanggal 10 April 1875 dan wafat tanggal 25 Juli 1947

Siapakah Keluarga Su’ud ( Dinasti Su’ud) ?!


Oleh Alm. Muhammad Sakher
 diterjemahkan secara bebas oleh Abdur Rahim Ats-Tsauri dari sebuah naskah berbahasa Arab berjudul Ali Sa’ud, Min Aina? Wa ila Aina? seseorang yang akhirnya dibantai oleh rezim Saudi karena temuannya yang menggemparkan in
Pada tahun 851 H, sekumpulan pria dari Bani Al Masaleekh, yaitu trah dari Kaum Anza, yang membentuk sebuah kelompok dagang (korporasi) yang bergerak di bidang bisnis gandum dan jagung dan bahan makananan lain dari Irak, dan membawanya kembali ke Najd. Direktur korporasi ini bernama Sahmi bin Hathlool.
Kelompok dagang ini melakukan aktifitas bisnis mereka sampai ke Basra, di sana mereka berjumpa dengan seorang pedagang gandum bernama Mordakhai bin Ibrahim bin Moshe, seorang Yahudi. Ketika sedang terjadi proses tawar menawar, yahudi itu bertanya kepada mereka, “Dari mana Anda berasal?”

MARS IPPNU


Lagu : Mochtar Embut

Lirik : Mahbub Djunaidi


Sirnalah gelap, terbitlah terang
Mentari timur sudah bercah’ya
Ayunkan langkah, pukul genderang
S’gala rintangan mundur semua

Mahasiswa Kini dan Nanti

Mahasiswa Kini dan Nanti
Mahasiswa takut pada Dosen…
Dosen takut pada Dekan…
Dekan takut pada Rektor…
Rektor takut pada Menteri…
Mentri Takut pada Presiden…
Presiden Takut pada Mahasiswa…
(Taufik Ismail, 1998)
Penggalan puisi diatas merupakan sepenggal gambaran dari maestro sastra Indonesia. Puisi ini mengisyaratkan adanya peran vital dari mahasiswa. Mereka, mahasiswa dimanapun keberadaannya senantiasa menoreh sebuah rekam jejak fenomenal. Rekam jejak yang menjadikannya terus dikenang dalam sebuah bingkai perjuangan yang sulit terkikis masa

“Kutu Buku on the Track!”



Bukuku adalah teman duduk terbaikku yang tiada pernah bosan
Pemandu kebenaran yang tak pernah jemu
Pemberi berita masa lalu yang telah berjalan berabad-abad lamanya
Seakan-akan aku melihat masa-masa itu masih ada
Tuh! Bener banget! Orang yang sudah menjadikan buku sebagai teman akrab, dijamin tak kan kenal kata bosan. Sebab di dalam setiap buku akan kita dapatkan informasi

DOWNLOAD PD PRT GBPPP

KLIK DISINI

Label