Ada dua nikmat yang kebanyakan manusia terlena darinya; yaitu kesehatan dan waktu luang (HR. Al-Bukhari). Dari hadits tersebut kita bisa memperdebatkan soal bagaimana kita menghargai waktu dalam islam. Karena sesungguhnya kita selalu diberikan waktu luang oleh Allah SWT supaya kita beramal sholeh di dalam waktu tersebut dan agar kita sebagai umat muslim tidak menyiakannya. Nikmat Allah yang satu ini memang sering diremehkan oleh manusia, bahkan termasuk umat muslim sendiri. Apa sebetulnya hal yang menyebabkan manusia lalai dari menggunakan waktu mereka sebaik-baiknya?
Islam sangat menyadari bahwa jiwa manusia tidak bisa dipaksakan untuk menggunakan waktu yang dimilikinya untuk hal-hal yang serius dan berat, tetapi islam juga tidak menyerahkan dan membebaskan sepenuhnya kepada mereka untuk menghabiskan waktu luangnya sesuai dengan selera hawa nafsu semata. Bahkan di dalam Al-Qur’anul Karim, dalam surat Al-Ashr (Waktu)
+PAC+IPNU-IPPNU+Kecamatan+Kesugihan_1329071542907.jpeg)
+PAC+IPNU-IPPNU+Kecamatan+Kesugihan_1329071576805.jpeg)



